Meski Masih Pandemi, Kepala BPSDM Kemendesa PDTT Optimis Kejar Target Pelatihan

  Selasa, 19 Oktober 2021

Meski Masih Pandemi,

Kepala BPSDM Kemendesa PDTT Optimis  Kejar Target  Pelatihan

 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd, menyampaikan capaian khusus pelaksanaan kegiatan pelatihan tahun 2015-2021 di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (BPPMDTT) Makasar.

Demikian disampaikan Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd dalam rapat pertemuan dengan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke BPPMDTT Makasar bersama, Sekretaris BSPDM-PMDDTT H. Jajang Abdullah, S.Pd, M.Si, dan Kepala BPPMDDTT Makassar, Sulsel, Rabu (22/9/2021). 

"Capaian khusus pelaksanaan kegiatan pelatihan untuk Makasar tahun 2015-2021 mulai 900 orang, yang paling tinggi 2017 mencapai 5.060 orang, dan tahun 2020 hanya 40 orang karena kondisi pandemi tidak bisa dilaksanakan, saat ini mesti pandemi platform pelatihan sudah dapat dilakukan sehingga target akan terpenuhi dan kembali normal”,ujar Luthfiyah Nurlaela.

Kepala BPSDM Kemendesa PDTT Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd, juga menyampaikan kegiatan pelatihan BUMDES tahun 2021 di BLM Makasar dengan targetnya 67 angkatan, terlaksana 48 angkatan, yang belum terlaksana ada 19 angkatan dan Pelatihan Desa Wisata dengan target dua angkatan keduanya akan segera dilaksanakan di Kupang Kabupaten Minahasa Utara.

“Rencana Tahun 2022, prioritas kegiatan di Balai-Makassar yaitu pelatihan pengelolaan Bumdes dengan peta sebaran lokus di enam provinsi yaitu Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah serta Sulawesi Tenggara. Pelatihan Desa Wisata dilanjutkan dengan Pelatihan Pengolahan Produk Unggulan serta Pelatihan Calon Transmigrasi”, terangnya.

 

Sehubungan dengan luas wilayah kerja BPPMDDTT Makassar, Kepala BPSDM Kemendesa PDTT Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd, mengusulkan dukungan Komisi V DPRRI untuk mengembangkan BPPMDDTT Makassar menjadi Balai Besar.

 

“Pengembangkan BPPMDDTT Makassar menjadi Balai Besar akan sangat baik untuk meningkatkan kapasitas pendamping, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, kami memerlukan dukungan Komisi V DPRRI agar ada Balai di disetiap provinsi untuk mewujudkan SDM unggul dan mandiri di Desa”, tegas Luthfiyah Nurlaela.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras, dalam keterangannya menyampaikan dukungannya agar BPPMDDTT Makassar balai ini menjadi balai besar serta mendapatkan tambahan SDM dan fasilitas.

"Kami mendorong Balai Pelatihan Makassar mendapatkan tambahan SDM dan fasilitas. Di samping itu, Komisi V mendorong balai ini menjadi Balai Besar dan menambah balai lain di daerah agar beban kerja Balai Pelatihan dapat diringankan," tandas Andi Iwan.