BPPMDDTT Makasar Perlu Dikembangkan Menjadi Balai Besar

  Selasa, 19 Oktober 2021

BPPMDDTT Makasar Perlu Dikembangkan Menjadi Balai Besar

Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Makasar mengharapkan dukungan  Komisi V DPR RI untuk ditingkatkan menjadi Balai Besar agar lebih memaksimalkan tugas fungsi balai dalam pemberdayaan dan pendampingan yang mencakup enam provinsi di seluruh Sulawesi. 

Demikian disampaikan Sekretaris BSPDM Kemendesa, PDTT, H. Jajang Abdullah, S.Pd. M.Si, usai menghadiri pertemuan dengan Komisi V DPR RI di Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BPPMDDTT) Makasar dalam acara Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI di BPPMDDTT Makassar, Sulsel, Rabu (22/9/2021).

“Dengan kapasitas yang ada, BPPMDDTT Makasar belum cukup maksimal untuk melaksanakan  tugas pokok dan fungsinya dalam pemberdayaan dan pendampingan yang jangkauan dan medannya yang luas mencakup enam provinsi di seluruh Sulawesi. Maka, kami berharap Komisi V DPR RI mendukung BPPMDDTT Makasar ditingkatkan menjadi Balai Besar”, ujar Jajang Abdullah. 

 

Selanjutnya, BPSDM yang jangkauan kerjanya cukup luas, dengan anggaran sangat minim dibanding kegiatan dilapangan yang cukup luas. Komisi V DPRRI mengharapkan ada komunikasi yang baik atas berbagai persoalan yang dihadapi untuk meningkatkan kinerja BPSDM Kemendesa ini.

 

“Terkait anggaran yang turun, meski sebagian kegiatan sudah dilakasanakan pada 2020 itu dipotong untuk penanganan Covid 19, begitupun pada 2021 sampai empat kali revisi berdasar pagu anggaran kerja dari 3.6 menjadi 3.1 T itu akan kami perhatikan “, jelas Jajang Abdullah.

 

Koordinasi dan komunikasi  Kementerian Desa PDTT dengan Komisi V DPRRI kedepan akan lebih diintensifkan terkait program-program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat Desa agar program-program Kementerian Desa PDTT dalam membangun Provinsi Sulawesi Selatan cepat terealisasi.

“Komisi V DPRRI mengharapkan BPSDM mampu menjadi mesin pemberdayaan masyarakat Desa. Maka kinerja Kemendesa sehubungan dengan program pemberdayaan dan pendampingan masyarakat Desa dinilai sangat penting”, tegas Sekertaris BPSDM Kemendesa PDTT, Jajang Abdullah.