Soft Launching Hari Desa Nasional di Gorontalo pada 12–14 Desember 2025 menjadi pemanasan penting menuju puncak peringatan 15 Januari 2026 mendatang. Rangkaian kegiatan yang dipadukan dengan Jumbara Posyandu menunjukkan bahwa desa di Gorontalo tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius menguatkan layanan dasar, khususnya kesehatan ibu dan anak serta pemberdayaan keluarga.


Kementerian Desa dan PDT memandang inisiatif ini sebagai praktik baik sinergi antara asosiasi pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjadikan Hari Desa sebagai ruang belajar, ruang promosi potensi desa, dan ruang konsolidasi gerakan pemberdayaan masyarakat.


Dalam kesempatan ini, Kepala BPSDM dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal hadir mewakili Menteri Desa PDT untuk menyampaikan sambutan. Beliau menegaskan bahwa pembangunan wilayah harus menempatkan desa sebagai poros utama, karena dari desa-lah pemerataan pembangunan dan pemberantasan kemiskinan dapat diwujudkan secara nyata melalui kolaborasi semua pihak.


Momentum ini juga menegaskan arah kebijakan Hari Desa 2025, mulai dari penguatan ketahanan pangan, revitalisasi BUMDes, peningkatan investasi desa, hingga penguatan peran posyandu, PKK, dan lembaga desa lainnya sebagai motor pembangunan manusia desa.


Kementerian Desa dan PDT meyakini bahwa komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus menguatkan gerakan pemberdayaan desa dan menghadirkan desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing sebagai fondasi pembangunan Indonesia dari desa.


Dalam kegiatan ini turut hadir para pejabat tinggi pusat dan daerah, antara lain Wakil Gubernur Gorontalo Dra. Hj. Idah Syahidah Rusli Habibie, M.H, Anggota DPD RI Perwakilan Gorontalo Ibu Rahchmiyati Jahja, serta Bupati Gorontalo Bapak Hi. Sofyan Puhi, ST beserta Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Gorontalo. Hadir pula unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, di antaranya Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Drs. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si. dan perwakilan Danrem 133 Nani Wartabone.

Dari unsur kementerian, turut hadir Direktur Fasilitasi LKAD, PKK, dan Posyandu Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Ibu Nitta Rosalin, S.E., M.A., serta jajaran pendamping teknis. Selain itu, hadir unsur Forkopimda Kabupaten Gorontalo, pimpinan OPD Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, serta Ketua Lima Organisasi Desa se-Provinsi Gorontalo.